Menimbang kenyataan yang memiluhkan dalam pelayanan untuk saudara-i kita yang mengalami gangguan kejiwaan di India, pada tahun 2008 Institut Ilmu Sosial TATA- India (TISS) yang dimiliki oleh Perusahan Kendaraan Multinasional TATA, ..." />

BERITA

Mengembangkan Program Pelatihan Di Bidang Perawatan Kesehatan Mental Di India

28 Juli 2012 - Berita FC Indonesia

Menimbang kenyataan yang memiluhkan dalam pelayanan untuk saudara-i kita yang mengalami gangguan kejiwaan di India, pada tahun 2008 Institut Ilmu Sosial TATA- India (TISS) yang dimiliki oleh Perusahan Kendaraan Multinasional TATA, Universitas Katolik Leuven - Belgia, dan Kongregasi Bruder Karitas sepakat untuk mengembangkan program pelatihan di bidang perawatan kesehatan mental di India. Bro. René Stockman, Pimpinan Umum Bruder Karitas dan Presiden NGO Fracarita International, mengumumkan bahwa dua program yang pertama akan dimulai pada 2013.

Bro. Dr René Stockman mengatakan "Selama kunjungan Raja Albert II dan Ratu Paola dari Belgia ke India pada tahun 2008, sebuah MOU ditandatangani antara Bruder Karitas, Universitas Leuven, dan Institut Ilmu Sosial TATA (TISS) di Mumbai. Acara ini mendapat karakter yang lebih serius dengan kehadiran pasangan kerajaan. Penandatanganan dianggap sebagai salah satu perjanjian bilateral kedua negara, bukan untuk tujuan ekonomi saat ini, tetapi lebih pada tingkat akademis dan formatif.

Para anggota staf TISS dan terutama rektor sendiri berhasil mempersiapkan program ini, dengan berkonsultasi dan bekerjasama dengan Bruder Karitas melalui NGO-nya Fracarita International. Tidak kurang dari empat program baru dibuat: Master Sarjana Pekerjaan Sosial dalam Perawatan Kesehatan Masyarakat dan Mental, Master di bidang Konseling, Sarjana di bidang keperawatan jiwa, dan kursus untuk pekerja sosial kesehatan mental. Pada saat yang sama, studi menyeluruh dibuat perpijak dari situasi pelayanan kesehatan mental di India, yang menunjukkan bahwa tidak kurang dari 10 juta orang India memiliki gangguan jiwa berat, sementara 80 juta orang India menderita gangguan kejiwaan seperti depresi, kecemasan, dan keluhan psikosomatis. Sangat mengkhawatirkan adalah tingginya angka bunuh diri dikalangan petani karena situasi kritis dalam menjalani hidupnya. Hanya sebagian kecil dari orang-orang memiliki akses ke perawatan yang memadai, dan jumlah tenaga kesehatan dalam perawatan kesehatan mental benar-benar tidak mencukupi.

Kontribusi Bruder Karitas dalam hal ini berkaitan membagikan pengalaman melayani dalam bidang kesehatan jiwa; memberikan kesempatan bagi mahasiswa-i India untuk untuk melakukan penelitian di luar negeri. Pada saat yang sama, para ahli lapangan akan diminta mengajar sesuai keahlian masing-masing. Untuk kursus keperawatan jiwa, Bruder Karitas akan mengambil inisitiaf secara spesifik dengan mendirikan Akademi Perawat Kesehatan Mental di Ranchi. Kebutuhan perawat kesehatan jiwa di negara bagian Jharkhand yang ibu kotanya Ranchi sangat besar, dan kami memfokuskan diri melayani disana. Bro. Stockman lebih lanjut menjelaskannya, hal ini sejalan dengan rencana Kardinal Toppo, Uskup Agung Ranchi untuk membangun sebuah Rumah Sakit Katolik di Ranchi yang menawarkan kursus medis dan paramedis.

Semoga persiapan yang telah dimulai tahun 2008 ini, dengan berbagai persiapan (Infrastructure, Design Program, dan Persiapan SDM) dapat menjadi realitas di tahun 2013, demi semakin membaiknya pelayanan untuk saudara-i kita yang mengalami gangguan kejiwaan.

(#285 views)

  Kirim ke Teman   Cetak halaman ini   Posting komentar  Share on Facebook

Berita Terkait

Komentar Untuk Berita Ini (0)